“DONGENG CINTA”
Aku selalu menyimpan bulir air mata
demi membayar cinta yang tak pernah lunas
demi sudut taman eden
Nun sepanjang tarikan nafas
Ditiap tarian, kutadah peluh menunggu buntat
demi sesaji kebaktian
tanpa piala
tanpa lencana
Inilah dongen air mata
kutulis dengan menggadai rindu dan perih
bersanding syahdu di pelaminan
Inilah dongen cinta
mencanda duka dan luka
dibalik persembunyian sempurna
——–
Siwoer Agts.09
September 25, 2009 at 12:36 am
satu kata T-O-P