Minggu, 23 Mei 2004

SURABAYA – Dari tujuh kali acara musik yang akan dihelat dalam Festival Seni Surabaya (FSS) Juni depan, tiga diantaranya berasal dari dalam Jawa Timur. Mereka adalah Komunitas Limbah Cager (Gresik), Sahuni (Banyuwangi), dan Dzikir Semedi (Sumenep). Masing-masing akan tampil pada tanggal 6, 12, dan 13 Juni 2004.

Menurut Nazar, Project Officer (PO) Seni Musik FSS, ketiganya akan menampilkan musik yang berbeda-beda dan unik. Dzikir Semedi misalnya. Dari namanya orang pasti berpikir bahwa mereka akan mengusung hal-hal yang berbau relijius. “Dzikir Semedi memang mengusung tema relijius. Tapi mereka tidak mengaji. Mereka malah menggunakan bahasa Indonesia dan bukan bahasa Arab ataupun bahasa Madura,” papar Nazar. Menurutnya, kelompok yang digawangi tujuh orang ini juga akan menyuarakan komposisi “Pohon Suara” melalui iringan musik khas Madura. “Mereka nantinya juga akan membawa kendang, rebana, sronen dan sebagainya,” imbuhnya.

Sedang untuk komunitas Limbah Cager, mereka akan membawa perangkat alat musiknya yang sebagian besar terbuat dari besi. “Perangkat besinya ya macam-macam. Ada yang sisa limbah tungku pabrik ada juga dari knalpot motor bekas,” tutur Lenon Machali, Manajer sekaligus konseptor komunitas dari kota industri ini. Menurut Lenon, mereka akan membawakan komposisi berjudul “Kali Kobong” yang ternyata masih berhubungan dengan peristiwa Ledakan PT. Petro Widodo, beberapa bulan lalu. “Bunyi-bunyian yang dihasilkan dari besi-besi itu sebenarnya merupakan refleksi dari suara api dan kegelisahan penduduk Gresik pasca ledakan itu,” papar Lenon yang juga guru di SMA Muhammadiyah Gresik ini.

Dan untuk Sahuni, mereka akan memboyong 20 anggotanya untuk memainkan komposisi “Banyu Mili.” Menurut Nazar, musik yang akan diusung beraliran kontemporer dan tidak terlalu mengedepankan musik khas Banyuwangi sendiri. “Meski mereka akan membawa gamelan plus sinden Banyuwangian, tapi musik asli mereka sudah diubah dan tidak terlalu tradisional,” terangnya.(ila)

Sumber : Jawa Pos.

 

 

Depan          Kliping

Copyright © kelompok Cager Gresik