Sabtu, 06 Oktober 2007

TADARUS BUDAYA KELOMPOK CAGER GRESIK
“Kearifan Dalam Bencana”

LATAR BELAKANG
Sebuah tradisi mendarus dinamika lakon manusia dalam mengisi kehidupan dan hidup. Menjalankan peran diri ketika menjumpai peristiwa demi peristiwa, sebagai hasil olah karya manusia, dalam mengembangkan diri, sehingga turut memberi pengaruh pada eksistensi. Alam sebagai ekosistem. Peristiwa mengalami proses, bencana, baik alam maupun industri, atau kemanusiaan merupakan jalinan kewajaran duniawi.


Namun, kehadiran runtutan bencana yang hadir di tengah-tengah kita, di sepanjang tahun ini, seolah menuai tanya tersendiri, tentang arti kehadiran manusia di bumi. Danau Lumpur di Siringan – Sidoarjo, Gempa bumi di Situbondo, Angin puting beliung, Gempa terbaru di Bengkulu, Kebakaran hutan atau juga kebakaran Pasar Turi, sebagai cerminan, interaksi alam dan manusia atau manusia antar manusia sudah semakin berkurang.


Tadarus Budaya CAGER yang ke-4 ini sebagai prasasat manusia untuk kembali dalam peran kekhalifahan di bumi. Menjaga interaksi sosial dengan saling menghormati dan melindungi hak hidup sesama manusia dan menjaga interaksi dengan alam dengan saling menghormati dan melindungi hak hidup sesama makhluk Tuhan.

TUJUAN
Acara ini bertujuan untuk melanjutkan tradisi mendarus kehidupan dengan kesenian yang dalam hal ini mencermatkan diri pada pola melakukan hidup sebagai pribadi, sosial, dan hidup sebagai mahluk Tuhan untuk saling menjaga apa yang adaya yang masih dipunya dan tersisa.

TEMPAT DAN WAKTU
Mendarus Kearifan dalam Bencana 2007 akan diadakan pada :
Hari, Tanggal : Sabtu, 6 Oktober 2007
Jam : 19.00 s/d 23.00
Tempat : Aula Dinas P&K Karangturi

FORMAT ACARA
Acara berkerangka seni ini di format dalam bentuk pergelaran karya Baik berupa pembacaan puisi yang di isi oleh beberapa penyair dari Surabaya, Lamongan, Madura, Gresik, pertunjukan musik, dan pembacaan cerpen.


Sumber : Kelompok CAGER

Depan Kliping

Copyright © kelompok Cager Gresik