DI ATAS AKAR

Di pujuk pinang bergelayut impian

Kanan cahaya menggugah, Kiri api membakar

Aku diatas akar tak mampu memandang keduanya

Diganduli gumpalan tanah, Aku merangsek menaikinya

Batang rapuh dilumuri jelagah dosa, persengkokolan nafsu yang terpeluk erat

Merambat seperti bayi mencari celah, dalam bayang cermin, wajahku menghitam.

Mimpi kubasuh jelaga dengan warna putih, memutari mata, hidung, pipi dan terakhir garis bibirku.

Terus kukejar makna, pelabuhan cahaya mendekatlah ,aku ingin berenang meneguk airnya dalam kerongkongan, kusimpan dalam labirin, tak akan tumpah lagi

Gejolak menjemput dan mengikat alunan surgawi.

Kupanjat dengan kekuatan air mata, mengucur, menghalau kekuatan jahat,

Buah pinang yang memerah akan kuluruhkan.

Dari tulang rusuk ini aku memompa darah

Tersungkur tubuh membenamkan arogan

Kaki amblas ditarik kekuatan bumi

Samudra sampai…sampailah aku padamu

Hingga hanyut mengantarku pada pucuk pinang

Yang berhadiah cahaya

Subhanallah, Allah Maha Kasih.

Gresik, 2008

Acak dewi