ritual_ok.jpg

 

Hampir bersamaan dengan kelahiran devisi sastra, teater lahir sebagai awal dari gerakan ketidak puasan. Berangkat dari upaya untuk “mengatakan sesuatu tentang kehidupan yang berlangsung di masyarakat”. Kemudian bergeser ke naskah-naskah yang relevan dengan kondisi sosial yang umum terjadi saat itu.

Lantas berkembang lagi menggarap naskah-naskah anggota, baik puisi ataupun yang memang naskah. Relevansi dan pencarian yang intens tentang masalah yang sebenarnya terjadilah yang membuat Teater CAGER tidak mematok ide penggarapan dalam satu idiom tertentu

Bagi anggota teater CAGER lebih fill ini atawa enjoy bila berproses tanpa didahului dengan ide tentang idiom penggarapan. Namun demikian, setiap anggota yang terlibat diwajibkan untuk mengenal dan mengetahui sebanyak-banyaknya mengenai teater itu sendiri, baik dilakukan secara belajar kelompok atau secara sendiri-sendiri. Maka ide tentang karya dan keterkaitannya pada individu dan lingkungan sekitar – yang akhirnya menjadi adaptasi yang real – seringkali memakan waktu berbulan-bulan.

Melalui proses pengenalan, adaptasi, eksplorasi, baru memasuki proses penggarapan itu sendiri. Dari sinilah titik pertemuan antara eksistensi diri dan eksistensi karya dalam perjalanan proses melahirkan karya di teater CAGER.

Masing-masing personel yang bergabung di Teater CAGER berangkat dari berbagai latar pendidikan. Ada pekerja kontrak, pekerja harian, siswa SMU, mahasiswa, maupun pengangguran. Namun demikian, hal ini membentuk pola kerjasama yang unik di wilayah Teater CAGER. Tampilnya aneka persepsi setiap kali proses membentuk karakter tersendiri bagi anggotanya dan secara tidak langsung mempengaruhi perjalanan dan bentuk akhir dari proses itu sendiri.

 

Copyright © Cager Gresik

9 Tanggapan to “Teater Cager”

  1. lee birkin Says:

    salam teater.
    mari kita berbagi naskah. kunjungi blog mahdiduri.blogspot.com
    salam.
    lee birkin

  2. wiko Says:

    salam kenal
    salam budaya..
    teater manggar jogja

  3. ivha Says:

    salam kenal
    salam budaya….
    aku mahasiswa yang jatuh cinta pada seni teater……
    tapi keadaan organisasi seni dikampusku lebih mengarah ke materi,seni teatr disni tak dapat kunikmati……
    klo organisasi itu kutinggalkan aku tak dapat berkesenian lg………..
    mau kegersik liat yang bagus-bagus kejauuhan..
    have you ide for me????

  4. kelompokcager Says:

    @ivha: Monggo mampir Ke Gresik, sapa tau bisa sering Informasi

  5. yulli Says:

    salam seni dan budaya untuk cager
    from teater nol_smanuda gresik

  6. Deraiz Says:

    teruzlah berkreazi…..cager

  7. triana Says:

    sore,

    sepertinya divisi sastra snagat menarik perhatian saya. Di kelompok cager ini, apakah bisa menerima anggota baru. Hmm,aktivitas di sastra ini seperti apa ya ?

    maturnuwun

    1. deariz Says:

      monggo…………
      lok pingin.

  8. Dini Says:

    @ Ivha : aku juga bernasib sama… Padahal aku ga’ suka terkungkung teori!!!

    @ Teater Cager : kalo ingin main saya harus kemana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s